Jumat, 28 Juni 2013

Hidup Bersama Waktu






Detakan jarum jam terus berjalan

Memutar seakan tanpa henti

Seolah tak mau tahu

Lelahnya aku dalam hidup

Bersama waktu



Terus berjalan.. kemudian berlari

Terkadang sedikit melompat

Sampai akhirnya terjatuh

Terus begitu dan selalu begitu



Ingin rasanya aku diam

Diam seperti patung

Hanya menjadi penonton

Bukan sebagai pelakon



Aku lelah... sangat lelah...

Hidup bersama waktu

Yang terlalu cepat berjalan

Membawaku meninggalkan

Sejuta kenangan...











~Windy Rahma~



28 Juni 2013

Senin, 17 Juni 2013

January's Love

Sebelumnya mau minta maaf apabila ada kesamaan tokoh, ide cerita, setting, dll... . gue gak pandai bikin cerita. tapi nikmatin aja ya bacanya. sebelumnya gue udah ngepost bagian awalnya. Sorry kalo hasilnya mengecewakan... So.. ini Dia......








(1 Januari 2013)

Malam ini hujan turun dengan lebat. Aku berdiri disebuah halte tempat biasa aku menunggu bus untuk pulang. Saat itu jalanan sedang sepi, mungkin karena pengaruh waktu yang sudah menunjukan pukul 11 malam. Kuliah malam dan banyaknya tugas yang menuntutku pulang selarut ini. Begitu hening dan dingin, sedikit kekhawatiranku kalau saja tidak ada lagi bus yang beroperasi. Aku melangkahkan kakiku kedepan beberapa langkah melihat kearah kananku untuk memastikan akan ada bus yang lewat. Tapi hasilnya nihil. Lalu aku kembali melangkahkan kakiku kebelakang dan ”Arrgh” teriak seorang pria. Dengan perasaan takut dan berhati-hati aku mulai menoleh kearah belakangku. Dang Binggo! Aku melihat seorang pria yang sudah sangat aku kenali. Dia tampan, tinggi, berkulit putih, rambutnya sedikit acak-acakan tapi terkesan cool. Dia Cakka, pria yang sudah sangat terkenal di kampus kami karna kepopulerannya sebagai kapten tim basket sekaligus sebagai anak dari seorang pengusaha hotel ternama di Indonesia. Lalu untuk apa dia berada disini? Menunggu bus juga? Kurasa tidak. Dia selalu membawa kendaraan mewahnya kekampus. Lalu kemana kendaraannya itu sekarang? Begitu banyak pertanyaan yang bersarang di benakku saat melihat Cakka di halte ini.

”Ups! Sorry’, aku langsung mengangkat kaki kananku yang tak sengaja menginjak kaki Cakka

”Sendirian?”, tanyaku lanjut

”Liatnya?”, tanya Cakka balik. Pandangannya tidak lepas dari jalanan didepan

”Ya sendirian sih”

”Yaudah itu tau”

Aku berani bersumpah, pria ini benar-benar menyebalkan. Apa harus sedingin itu menjawab pertanyaanku.

Suasana hening, tidak ada lagi percakapan diantara aku dan Cakka, malas juga kalo harus mulai mengajaknya ngobrol lagi. Itu sama saja masuk kedalam lubang yang sama untuk kedua kalinya.

”Lo Agni kan?”, tiba-tiba Cakka memulai pembicaraan. Kaget juga mendengarnya bicara duluan terlebih lagi dia tau namaku

”Eh.. iya, gue Agni”

”Oooh..”

Kembali hening

“Koq Lo kenal gue?” tanyaku penuh selidik

“Penting gue jawab?”

“Gak, gak usah di jawab”, aku mendengus kesal.

Kembali hening. Oh God ciptaanmu yang satu ini benar-benar sangat dingin dan menyebalkan. Bahkan kamipun tidak saling menatap saat kami berbicara. Hanya sibuk dengan tatapan masing-masing yang entah menatap apa di depan sana.

”Gue suka Sama lo!”, kata Cakka tiba-tiba. Masih dingin.. dan masih tidak menatapku
Jujur saja, aku sangat terkejut mendengarnya

”Jangan bercanda”. Ucapku tenang

”Serius”

”Gue bilang jangan bercanda”

Tidak ada jawaban dari Cakka. Aku meliriknya. Dia menundukan kepalanya entah karena apa.

”Gue duluan”, tiba-tiba Cakka pergi begitu saja menerobos lebatnya hujan di jalan. Sebenarnya apa yang terjadi pada anak itu.


(8 Januari 2013)


Sudah seminggu ini aku tidak melihat keberadaan Cakka di kampus. Bahkan aku juga tidak bisa menemukannya di lapangan basket tempat biasa dia berkumpul bersama teman-temanya.  Kemana anak itu? Apa ada sangkut pautnya dengan kejadian waktu malam itu?

Hari ini dan sebulan kedepan aku kuliah pagi. Kebetulan butik baju tempat biasa aku bekerja sedang mengalami renovasi, jadi seluruh karyawan diliburkan. Ya. Sudah setengah tahun ini aku bekerja di butik baju dekat kos-kosanku. Aku memilih kerja part time untuk tambahan uang kuliah dan untuk mengisi waktu luang.


*****


waktu sudah menunjukkan pukul 3 sore. Berarti sudah dua jam aku berada di perpustakaan kampus. Aku memang sering kesini untuk membaca sejumlah buku. Dari kecil aku memang sangat suka membaca mungkin itu sebabnya aku selalu mendapat peringkat yang baik dikelas. Ku langkahkan kakiku dengan cepat menuju pintu keluar kampus. Ah ternyata hujan turun lagi dan sialnya aku lupa membawa payung.

”Belum pulang?” tanya seseorang tiba-tiba dibelakangku. Familiar suaranya, berat dan terkesan cool.

”Cakka!”, seruku kaget

”Belum pulang?”, tanyanya ulang

”Em.. belum. Hujan, gue lupa bawa payung”

”Cuma hujan biasa, gak deres”

”Tapi tetep aja bisa bikin gue basah”

”Takut basah?”

”Eh....”

”Cih Dasar kucing”

Aku menyesal bertemu dengan Cakka. Mengapa dia tidak hilang lebih lama lagi. Aku benar-benar malas berhadapan dengan sikap dinginnya itu.

”Gue anter”

”Gak usah”

”Gratis”

”Gue bilang gak usah, lo maksa bang.... Eeeeeh... mau di bawa kemana gue?”

Tiba-tiba Cakka menarik tanganku, dan membawaku ke sebuah motor cagiva putih yang sedang terpakir di depan kampus

”Naik!”, perintahnya

”Gak!”

”Keras kepala”

”Lo juga..
Aaaa... Cakka lepasin gue”.

Pria ini benar-benar menyebalkan. Aku sudah bilang aku tidak mau naik. Dia malah menggendongku dan langsung mendudukkanku tepat di jok belakang. Cih! Dia benar-benar menyebalkan.

Cakka mengendarakan motornya dengan sangat cepat. Padahal hujan masih belum berhenti, tetapi Cakka tetap nekat mengendarakan motornya menerobos lebatnya hujan. Cakka.. kau benar-benar sudah gila.

”Turun”

”Hah? Apa?”

”Turun, udah sampai”

Akupun turun dari motor Cakka dan mulai menatap bangunan di depanku ini.

”Ini tempat apa Kka?”

”Lo gak bisa baca?”. Cakka menunjuk ke sebuah papan yang terpasang didepan bangunan itu.

”Rumah Pelangi”, ucapku sambil menatap papan yang ditunjuk Cakka.

”Ayo masuk, hujannya makin deres”, ajak Cakka yang mulai melangkah masuk ke dalam rumah tersebut.

”Cih apa-apan itu? Dari tadi udah hujan kali, udah keburu basah baju gue. baru disuruh neduh sekarang. Dasar wong edan”, bisikku

”Gue denger”, teriak Cakka yang sudah hampir tiba di depan teras rumah tersebut.

Aku mulai mengikuti Cakka untuk masuk ke rumah itu. Rumahnya sederhana, tapi ada sesuatu yang menarik perhatianku. Didepan rumah itu ada halaman yang cukup luas. Terlihat sebuah rumah pohon yang dibawahnya terdapat sebuah ayunan dari rotan yang cukup untuk dua orang. Juga ada beberapa bangku dan meja taman di sampingnya. Semua di cat dengan warna senada, warna pelangi. Mungkin itu sebabnya rumah ini disebut rumah pelangi. Tapi.. rumah siapa ini? Apa Rumah Cakka? Tapi apa mungkin seorang Cakka yang berasal dari keluarga kaya raya memiliki rumah sesederhana ini?


”Ka Cakka..!”. seorang anak perempuan tiba-tiba keluar dari rumah itu dan langsung berlari kearah Cakka.

”Haay.. Angel, gimana keadaan kamu? Udah gak sakit kan?”

Kulihat Cakka begitu akrab dengan anak itu. Sikap dinginnya yang menyebalkan itu tiba-tiba lenyap entah kemana. Saat itu Cakka benar-benar terlihat berbeda.




*****


Ku ayunkan kakiku perlahan, ku biarkan tubuhku bergerak mengikuti gerak ayunan rotan yang kini aku duduki. Hujan telah berhenti. Ku pejamkan mata dan menghirup dalam-dalam aroma hujan yang menyejukkan. Sangat menenangkan.

”Udah mau malem. Ayo pulang”. Suara itu lagi, menggangguku lagi. Cakka benar-benar tidak bisa melihatku senang sebentar

”Sebentar lagi”, sahutku malas dengan masih memejamkan mata.

Suasana begitu hening. Tiba-tiba aku teringat dengan kejadian di halte seminggu yang lalu. Sama seperti ini. Hening dan dingin. Perlahan kubuka mataku dan sedetik kemudian aku tiba-tiba lupa bagaimana cara bernafas. Wajah tampan itu kini benar-benar ada di hadapanku. Sangat dekat. Bahkan aku bisa merasakan hembusan nafasnya yang hangat. Hening.. sangat hening. Hanya sibuk dengan pikiran masing-masingu untuk mencari arti dari tatapan mata yang hangat itu.

”Eh sorry”, dengan sekejap Cakka menjauhkan dirinya dariku. Sedikit salah tingkah rupanya. Sangat lucu.

”Jadi... udah berapa lama lo jadi relawan buat anak-anak itu?”. tanyaku untuk sedikit mencairkan suasana.

”Udah dua tahun.”

Aku hanya menganggukkan kepala tanda mengerti. Tadi sebelum hujan reda saat kami berada di dalam rumah Pelangi, Cakka menjelaskan kepadaku bahwa rumah pelangi ini adalah rumah yang Cakka beli untuk membantu memperbaiki hidup anak-anak jalanan yang tinggal disini. Cakka juga sering membawakan makanan, pakaian, bahkan buku-buku untuk mereka. Cakka juga menjelaskan atas kehilangannya yang tiba-tiba beberapa hari yang lalu itu disebabkan karena Angel sakit. Jadi cakka memutuskan untuk tidak kuliah sebentar untuk merawat Angel. Awalnya aku sempat tidak percaya dengan Ucapan Cakka. Tapi setelah mendengar pernyataan anak-anak dirumah pelangi yang bercerita betapa baiknya Cakka, kini aku jadi percaya.


(18 Januari 2013)


Sudah seminggu lebih aku membantu Cakka untuk mengurusi anak-anak di rumah pelangi. Dan sudah seminggu lebih pula hubunganku dengan Cakka semakin membaik. Cakka benar-benar membuatku kagum akan sikapnya yang seperti malaikat bila didekat anak-anak itu.


*****


”Waktu malam itu...”, tiba-tiba Cakka membuka suara. Membuatku menghentikan gerakan ayunan rotan yang sedang aku naiki. Aku menoleh kearahnya. Menatapnya penuh rasa tanya.

”Lo belum ngasih jawaban”, lanjutnya

”Jawaban apa?”

”Cih, Dasar pikun!”

Aku mendengus kesal

”Ag..” tiba-tiba Cakka turun dari ayunan disebelahku dan langsung berlutut didepanku sambil menggenggam tanganku.

”Ag.. gue bukan seorang aktor yang suka acting di depan orang banyak. Gue juga bukan pelawak yang selalu bercanda dalam setiap ucapannya.. Ag.. gue bener-bener jatuh cinta sama lo”

Ku pandang  wajah tampan itu. Sorot matanya penuh dengan keyakinan. Sepertinya aku akan menarik kata-kataku tempo lalu yang bilang kalau Cakka bercanda. Saat ini aku benar-benar melihat kejujuran Cakka tentang perasaannya padaku.

”Tapi Kka... kenap...” belum selesai aku berbicara Cakka langsung memotongnya

”Gak butuh alasan Ag.. buat gue jatuh cinta sama lo.. karna gue gak mau suatu saat nanti kita berpisah karna suatu alasan juga”

Aku terkesima dengan ucapan Cakka barusan. Ku tatap matanya lekat-lekat. Sedetik kemudian aku tersadar dan langsung melepaskan tanganku dari genggaman Cakka.

”Kasih gue waktu untuk berfikir”

”Oke, gue tunggu. 26 januari nanti saat ulang tahun gue. Di sini, ditempat yang sama”

Aku mengangguk tanda setuju.


(21 januari 2013)


Pagi ini rasanya aku malas sekali pergi ke Kampus. Sudah ada dalam niatku aku akan bolos kuliah mungkin selama dua atau tiga hari ini. Sudah 3 hari ini hubungan ku dengan Cakka menjadi sedikit canggung. Aku selalu ingin menghindar bila berhadapan dengan Cakka di Kampus atau di Rumah Pelangi. Sejujurnya aku masih sangat bingung dengan perasaanku kepada Cakka. Itulah sebabnya aku selalu merasa tidak siap bila bertemu dengan Cakka.

Ku langkahkan kakiku keluar kos-kosanku berniat untuk bolos ke kampus dan pergi ke toko buku yang biasa aku datangi. Berharap disana aku tidak menemukan keberadaan Cakka. Saat aku membuka pintu kosanku aku menemukan setangkai bunga mawar putih. Ku ambil mawar itu dan membaca kartu ucapan berwarna merah muda yang di lekatkan bersamaan dengan mawar tersebut.

”Gue tau hari ini atau bahkan besok lo pasti gak pergi ke Kampus. maaf udah bikin lo gak nyaman sama kehadiran gue. Tapi gue harap besok siang lo bisa dateng ke Rumah Pelangi. Besok Angel ulang tahun. gue gak mau dia sedih kalo lo gak dateng”

-Cakka-

Aku menghela nafas, tapi aku tidak bisa menyembunyikan senyumku. Lagi-lagi Cakka melakukan sesuatu yang tak aku duga sebelumnya. Bagaimana dia bisa tau niatku yang ingin bolos kuliah.

”Romantis”, ucapku



(22 Januari 2013)


Hari ini tepat Angel berusia 8 tahun. Pesta sederhana di adakan di halaman Rumah Pelangi. Terlihat anak-anak sangat menikmati pestanya tak terkecuali Angel. Senyumnya tidak pernah pudar selama pesta berlangsung. Terlihat juga Cakka sangat sangat bahagia karna kerja kerasnya untuk menyiapkan pesta ulang tahun Angel tidak sia-sia. Cakka. Ya hari ini aku bertemu dengannya setelah beberapa hari yang lalu aku selalu menghindar darinya.


”Minum?”. Cakka menawarkan segelas sirup kepadaku

”Tanks”. Ucapku sambil menerima segelas sirup tersebut

”Lama gak ketemu sama lo Ag...”

”Kenapa? kangen? Hahaa...”, candaku

”Iya”

Aku langsung terdiam setelah mendengar jawaban cakka barusan. Aku tidak mengira dia akan seserius itu menanggapi pertanyaanku yang terkesan hanya bercanda. Suasana berubah menjadi hening. Aku tau saat ini Cakka sedang memperhatikanku. Tapi aku tidak berani menoleh kearahnya atau mengajaknya berbicara. Kemudian cakka tiba-tiba berdiri dan pergi meninggalkanku sendiri di bangku taman ini. Aku menoleh ke samping dan menemukan mawar putih dilengkapi dengan kartu ucapan berwarna merah muda sama persis dengan mawar putih yang cakka letakkan di depan pintu kosanku tempo lalu.


4 hari lagi.. Agnia Agista...”

-Cakka-

Lagi-lagi aku tidak bisa menahan senyumku saat membaca isi dari kartu ucapan tersebut.

”Iya Cakka Pratama. I remember”, ucapku pelan.



(25 Januari 2013)


Aku menopang dagu diatas meja taman di halaman rumah pelangi. Besok cakka berulang tahun itu artinya aku sudah harus memutuskan jawaban yang akan aku berikan kepada Cakka. Tapi kemana Cakka? Semenjak acara ulang tahun Angel selesai pada tiga hari yang lalu aku tidak melihat lagi keberadaannya dimanapun. Lagi-lagi dia menghilang secara misterius. Tapi kali ini aku benar-benar merindukan kehadirannya. Aku teringat dengan kejutan-kejuatan manis yang selalu dia buat untukku melalui bunga mawar putih beserta kartu ucapan merah muda yang isinya selalu bisa membuatku tersenyum. Sebuah senyuman tiba-tiba terukir di wajahku saat memikirkannya. Oh apa yang terjadi padaku. Apa aku mulai mencintainya?


”Ka Agni...”, tiba-tiba Angel datang menghampiriku dengan membawa satu rangkaian mawar putih dan sebuah buku berwarna coklat. Seperti buku catatan.

”Buat kakak”, katanya lanjut sambil menyerahkan rangkaian mawar dan buku itu kepadaku

”Dari siapa?”. Tanyaku. Angel hanya menggeleng tak tau

Ku perhatikan rangkaian bunga mawar tersebut. Mengapa tidak ada kartu ucapannya? Siapa yang mengirimnya? Lalu aku mulai membuka buku catatan warna coklat itu. Di dalamnya penuh lukisan wajahku dalam berbagai moment. Di lembaran terakhir buku itu aku melihat sebuah tulisan yang sudah sangat aku kenali.

”Agnia Agista... aku sangat mencintaimu”

-Cakka Pratama-

Aku tidak bisa lagi membendung air mataku setelah membaca tulisan itu. Aku sangat terharu ini benar-benar sangat romantis. Cakka kamu dimana sekarang? Apa kamu tau kalo kamu sekarang sudah bisa mendapatkanku.


(26 januari 2013)

Hari ini aku sangat bersemangat. Cakka.. kamu akan mendapatkan kado terindah dariku. Ku langkahkan kakiku dengan cepat memasuki Rumah Pelangi. Saat aku tiba disana terlihat dengan jelas anak-anak sedang bersedih bahkan sebagian dari mereka ada yang menangis. Apa yang terjadi?

”Ka Agniii...”. angel berlari kearahku dan langsung memelukku sambil menangis

”Angel kenapa? koq nangis?”, tanyaku lembut

”Ka Cakka ... hiks... Ka Cakka udah hiks.. udah gak ada kak.. hiks.. ”, kata angel terbata bata karna menahan tangis

”Angel.. maksud kamu apa? Kakak gak ngerti”. Aku mulai sedikit khawatir atas ucapan Angel barusan. Apa maksudnya Cakka udah gak ada?

Tiba-tiba Kiki datang menghampiriku. Kiki adalah anak yang usianya paling dewasa di rumah pelangi ini. Dia yang menjadi kepercayaan Cakka sebagai penggantinya jika cakka sedang tidak ada di Rumah Pelangi.

”Kak Agni.. tadi pagi sehabis sholat subuh, kami dapat kabar dari orang tua ka Cakka kalo Ka Cakka udah gak ada.. Ka Cakka meninggal karna sakit kanker hati yang di idapnya selama 1 tahun. Selama ini Ka Cakka tiba-tiba menghilang itu karna Ka Cakka lagi di rawat di rumah sakit karna kondisinya sempat drop. Dan pada akhirnya..”

”Stop! Jangan di lanjutin. Kakak gak mau denger apa-apa lagi”. Aku berteriak keras kepada Kiki saat dia menjelaskan apa yang terjadi kepada Cakka.

Lututku lemas, wajahku sudah penuh dengan air mata. Setelah mendapat alamat tempat Cakka di makamkan dari Kiki. Aku langsung berlari menuju kesana. Kebetulan jaraknya tak jauh dari Rumah Pelangi ini.



*****

Aku sudah tiba tepat berada di dapan pemakaman Cakka. Aku melihat banyak karangan bunga yang bertuliskan ”turut berduka cita” yang terpasang di depan pemakaman. Dengan nafas yang terengah-engah aku mulai mendekat kerah kerumunan orang yang baru saja meninggalkan suatu makam. Dan betapa terkejutnya aku saat melihat batu nisan di makam tersebut yang bertulisakan ’Cakka Pratama’

Aku menangis sejadi-jadinya. Lututku sudah tak mampu lagi menopang tubuhku. Aku terjatuh lemas saat itu. Aku menatap nanar sebuah batu nisan didepanku itu.

”Cakka.. kenapa lo secepat ini pergi dari gue? Kita udah janji kan? Hari ini... hari dimana lo ulang tahun. lo akan mendengar jawaban dari gue. Apa lo gak mau denger jawaban dari gue Kka? Aku mencintaimu Cakka... aku mencintaimu..”

Tiba-tiba kurasakan seseorang menepuk pundakku. Aku menoleh kearahnya. Seorang wanita dewasa tiba-tiba ikut berlutut disampingku

”Kamu pasti Agni.. Cakka banyak cerita tentang kamu. Tante sebagai Mamanya Cakka mau ngucapin makasih banyak ke kamu, karena kamu sudah membuat sisa hidup Cakka penuh dengan kebahagiaan”

Aku hanya menatapnya nanar, aku sudah tak mampu lagi berkata-kata.

”Selama ini Cakka selalu menutupi penyakitnya dari orang lain. Terutama dari kamu Agni, dia tidak mau kalau kamu tau dia mengidap penyakit kanker. Kemarin Saat kondisi Cakka benar-benar memburuk. Cakka menyuruh tante untuk mengirimkan rangkaian mawar putih untukmu beserta buku catatan Cakka. Agni... percaya sama tante Cakka pergi bukan untuk meninggalkanmu, dia akan terus mencintaimu Agni..”

Ku alihkan pandanganku ke batu nisan di hadapanku. Aku memeluknya erat sangat erat.

”Aku juga mencintaimu Cakka Pratama”, ucapku sendu


(31 Januari)

Sudah lima hari setelah kepergian Cakka. Kini aku lebih banyak menghabiskan waktuku untuk Rumah Pelangi. Bahkan tak jarang aku menginap disini dan tidak pulang ke kos-kosanku. Hari hariku di Kampus juga tak sesemangat dulu. Aku merindukanmu Cakka. Aku ingin kau kembali.


*****


Ku hela nafasku perlahan. Disini. Di halte ini. Sama seperti ini hujan, sepi dan dingin. Saat aku dan Cakka pertama kali ngobrol lalu tiba-tiba Cakka menyatakan perasaannya padaku untuk pertama kalinya dengan sikap dinginya. Aku tersenyum mengingatnya.

Tiba-tiba seseorang mengajukan setangkai bunga mawar putih di hadapanku. Aku terkejut. Mawar itu.. aku menoleh ke samping. Seorang pria berdiri disana. Tinggi, Putih, Tampan, sama seperti...


”Lo Agni kan?... gue suka sama lo!”




__FIN_

Sabtu, 15 Juni 2013

Januari's Love

Sebenernya rada ragu mau ngepost Cerpen ini. Sumpah ini pertama banget. But... PD aja lah. haha..
Oke sebagai pemulaan. gue cuma ngepost bagian awalnya aja. buat kelanjutannya. Tunggu aja yee... Sip?

dan ini dia... (maaf kalo hasilnya mengecewakan)


 January's Love





(1 Januari 2013)

Malam ini hujan turun dengan lebat. Aku berdiri disebuah halte tempat biasa aku menunggu bus untuk pulang. Saat itu jalanan sedang sepi, mungkin karena pengaruh waktu yang sudah menunjukan pukul 11 malam. Kuliah malam dan banyaknya tugas yang menuntutku pulang selarut ini. Begitu hening dan dingin, sedikit kekhawatiranku kalau saja tidak ada lagi bus yang beroperasi. Aku melangkahkan kakiku kedepan beberapa langkah melihat kearah kananku untuk memastikan akan ada bus yang lewat. Tapi hasilnya nihil. Lalu aku kembali melangkahkan kakiku kebelakang dan ”Arrgh” teriak seorang pria. Dengan perasaan takut dan berhati-hati aku mulai menoleh kearah belakangku. Dang Binggo! Aku melihat seorang pria yang sudah sangat aku kenali. Dia tampan, tinggi, berkulit putih, rambutnya sedikit acak-acakan tapi terkesan cool. Dia Cakka, pria yang sudah sangat terkenal di kampus kami karna kepopulerannya sebagai kapten tim basket sekaligus sebagai anak dari seorang pengusaha hotel ternama di Indonesia. Lalu untuk apa dia berada disini? Menunggu bus juga? Kurasa tidak. Dia selalu membawa kendaraan mewahnya kekampus. Lalu kemana kendaraannya itu sekarang? Begitu banyak pertanyaan yang bersarang di benakku saat melihat Cakka di halte ini.

”Ups! Sorry’, aku langsung mengangkat kaki kananku yang tak sengaja menginjak kaki Cakka
”Sendirian?”, tanyaku lanjut
”Liatnya?”, tanya Cakka balik. Pandangannya tidak lepas dari jalanan didepan
”Ya sendirian sih”
”Yaudah itu tau”

Aku berani bersumpah, pria ini benar-benar menyebalkan. Apa harus sedingin itu menjawab pertanyaanku.

Suasana hening, tidak ada lagi percakapan diantara aku dan Cakka, malas juga kalo harus mulai mengajaknya ngobrol lagi. Itu sama saja masuk kedalam lubang yang sama untuk kedua kalinya.

”Lo Agni kan?”, tiba-tiba Cakka memulai pembicaraan. Kaget juga mendengarnya bicara duluan terlebih lagi dia tau namaku
”Eh.. iya, gue Agni”
”Oooh..”

Kembali hening

“Koq Lo kenal gue?” tanyaku penuh selidik
“Penting gue jawab?”
“Gak, gak usah di jawab”, aku mendengus kesal.

Kembali hening. Oh God ciptaanmu yang satu ini benar-benar sangat dingin dan menyebalkan. Bahkan kamipun tidak saling menatap saat kami berbicara. Hanya sibuk dengan tatapan masing-masing yang entah menatap apa di depan sana.

”Gue suka Sama lo!”, kata Cakka tiba-tiba

Jumat, 14 Juni 2013

SO NYEO SEPULUH DUA



Ehem.. tes tes tes..1 2 3. ekhem,

Guys kali ini gue mau cerita sedikit tentang sobat-sobat gue. Sahabat yang gue temuin sekitar 6 bulan lalu, tepatnya pas pertama kali gue masuk sekolah sebagai siswi SMA. SMA cuuuy.. udah gede ya? Udah bukan ’anak ingusan’ lagi. Hehe..

Oke, kita balik ke tema awal. Kalo bicara soal sahabat, gue punya sahabat banyaaaaaaaak bgt, saking banyaknya gue sampe lupa namanya. hahahaCanda :D. Tapi.. di SMA ini gue punya sahabat-sahabat yang menurut gue, em.... seperti ”BHINEKA TUNGGAL IKA”. Kenapa? Sifat kita itu unik-unik, aneh-aneh, tapi itu dia yang nyatuin kita, yang always bikin kita kompak. Ahaide.

Daaan.. ini dia SNSD (So Nyeo Spuluh Dua). Kalian tau girl band SNSD kan? Girlband asal negri gingseng yang isinya 9 cewek-cewek cantik, nah kita itu adaptasinya dari mereka. Karna kebetulan jumlah kita juga 9 orang, dan rata-rata kita suka sama SNSD dan jadilah nama So Nyeo Sepuluh Dua. Nama ini sendiri yang buat Sri Puji Astuti tanggal 14 Februari 2013 bikinnya itu di dalem bis, pas sekolah gue ngadain study Tour. Inget kan gue (TUMBEN). Oke sekilas keliatan kaya sebuah geng iya kan? But.. faktanya ini bukan geng, buktinya kita masih suka gabung sama anak-anak lainnya, bahkan kita kalo HangOut gak Cuma ber9 orang doang, Kita juga bukan sekelompok orang yang suka NgeBully yg suka Nyindir2 orang secara langsung dengan bahasa yang menurut gue itu NYAKITIN BGT. Dan ini yang penting, kita ber9 bukan orang-orang yang kumpul jadi 1 buat nyari POPULARITAS. Kita jauuuh dari perbuatan yang gue sebutin tadi. Udah ya langsung aja, gue takut kenal omelan karna durasi. Oke ini dia profil dari 9 member SNSD (So Nyeo Sepuluh Dua). ”Cek Ki Dot” ;D


  1. Windy Rahma Safitri


TTL     : Yogyakarta,14 Februari 1997
Hobi     : Dancing and dengerin musik
Like     : All about Korea
Hate     : Ulat bulu, sama orang yang GAK BISA jaga omongan
Moto    : Hidup dengan Bahagia dan membuat orang lain bahagia

Oke, ini gue Windy Rahma Safitri, panggil aja Windy. Em.. karana gue yang lahir duluan di antra 8 member lainnya, jadilah gue Leader. Tapi anak-anak lebih suka manggil gue “Tua” padahal kan umur kita sama. Gue itu orangnya menurut temen-temen gue, Pinter (alhamdulillah), Care (makasih), Baik (biasa). Tapi gue itu Dingin (sepertinya iya), Pendiem (awalnya emang sih), Galak (kadang-kadang) dan sifat gue yang paling KHAS bgt itu adalah PELUPA. Pernah waktu itu ada praktek biologi gue bertugas bwt bawa ganggang hijau (kalo gak salah), nah besok nya pas gue berangkat sekolah gue lupa bawa, gue yang waktu itu udah setengah jalan, terpaksa harus muter balik gara-gara baru inget kalo ganggang gue LUPA di bawa, dan kejadian kaya gini udah gue alamin sebanyak3 kali. Parah kan?. And You know? Gue itu PAPPARAZInya SNSD, Udah banyak anak-anak yang masuk daftar brita papparazi gue (tapi ini berdasarkan fakta ya bukan gossip). Gue ini terobsesi banget sama drama Korea DREAM HIGH dan Drama Jepang DEATH NOTE (ada L cuuy). Arti sahabat menurut gue. Sahabat itu seperti embun dikala pagi, matahari di kala siang, dan bintang di kala malam, pokoknya seseorang yang selalu ada dan selalu kita butuhkan kapanpun dan dimanapun selain keluarga tentunya. oke cukup dari gue. NEXT..


  1. Ni Luh Putu Hermita Devi


TTL     : Bekasi 1 April 1997
Hobi     : Renang, Nonton, Belanja
Like     : Tidur
Hate     : Panas-panasan
            Moto    : Jadi wanita karir yang mapan untuk ngebahagiain orangtua

      Ni Luh Putu Hermita Devi (panjang bgt), biasa di panggil Niluh atau Devi. Cewek yang lucu, cute, dan paling putih diantara kita-kita ini duduk satu meja sama gue, (ciee). Gue suka banget nanya-nanya soal Bali ke dia, soalnya menarik bgt. Cewek yang suka bgt sama Fashion ini terobsesi bgt supaya bisa lancar berbahasa inggris. Dan kalo lo nanya nama FB nya dia apa? Dia pasti jawabnya gini ” Ni spasi Luh” :D. Si princess carming yang satu ini menurut gue disiplin, pekerja keras, punya rasa ingin tau yang tinggi, dan dia ini pinter loh kawan-kawan. Yang gak bisa di lupain dari sifatnya dia itu sifatnya yang em.. maaf ya Niluh sedikit lola hehe. Nih ya gue ada cerita dkit, jadi wktu itu tmen gue Hosea ngeliat minum nya Niluh tumpah ”niluh, itu minumnya tumpah” dan lo tau Niluh malah diem terpana ngeliatin minumnya tumpah, sedetik.. dua detik.. tiga detik.. ”Aaa. minum gue...” (dia baru sadar) Lucu ya, tapi ini malah kelebihan Niluh menurut gue. Hehe :D. Menurut niluh arti sahabat itu orang yang selalu ada buat kita baik suka maupun duka, hidup ini bakalan hambar kalo gak ada sahabat dan satu lagi menurut dia sahabat itu jauh lebih baik dari pacar. (tuh perhatiin yang punya pacar). Oke NEXT..


  1. Sri Puji Astuti


TTL     : Purworejo, 6 mei 1997
Hobi     : Baca, dengerin musik, nonton tv
Like     : Megang Bunglon
Hate     : Berbohong
Moto    : Gunakan nafas yang udah di kasih ke kita untuk hal yang positif

Cewek dengan nama lengkap Sri Puji Astuti ini biasa di panggil Sri atau Puji. Tapi guru biologi kita lebih suka manggil dia Tuti, (saya setuju bu). Tapi kalo gue sih lebih suka manggil dia Puji. Kalian tau, dia ini calon dokter loh (amin). Setiap ulangan biologi nilainya beuuh jgn di tanya selalu bagus bahkan udah 2 kali dapet 100. hebat ya? Cewek yang punya bentuk wajah bulat ini memilik Kisah Drama looh judulnya itu ”Cinta Tetangga” hahaha... kenapa gitu? Ada deh tanya aja langsung ke Puji nya :D. Member yang satu ini pernah buat kita (SNSD) nangis gara-gara ’sesuatu’. Pas dia bilang ’sesuatu’ itu kita tiba-tiba langsung flashback ngenang masa-masa kita kenal sama puji. Tapi.. alhamdulillah ’sesuatu’ itu kini telah hilang and than kita tersenyum lagi deh. Cewek yang suka megang bunglon ini (aneh ya) merupakan member yang selalu gue ajak kerja sama kalo masalah MATEMATIKA. Walaupun terkadang ujung-ujungnya kita nanya juga ke Vicky (cowok yang paling jago MTK di kls gue). Puji ini menurut gue orangnya baik, enak di ajak kerja sama, pinter, care, walapun cengeng. Udah berapa kali ya dia ini nangis di kls. 1, 2, 3.. (saking banyaknya gue sampe lupa). Arti sahabat menurut puji adalah orang yang berarti, orang yang ngertiin kita apa adanya, orang yang bisa ngubah tangisan kita jadi senyuman (katauan tukang nangis hehe). Oke NEXT...


  1. Yutika Fiqri Fauziyah


TTL     : Bekasi, 21 Mei 1997
Hobi     : Ngarang puisi, syair
Like     : Ketawa dan main bareng sama temen-temen, berbuat baik ke sesama
Hate     : Di jijilin binatang kucing dan cicak
Moto    : manfaatkan hidup untuk berjuang lebih baik dan selalu tersenyum

Si princess solo yang punya nama lengkap Yutika Fiqri Fauziah ini biasa di panggil Yutika, Yutik, Tika. Tapi jangan di panggil fiqri (terlalu boy). Member yang satu ini kalemnya ketulungan deh, maknya gak salah kalo kita suka manggil dia putri solo. Dia yang paling dewasa pemikirannya (beda banget sama gue), paling sering jadi tempat curhat, dan yang paling Cantik di antara kita semua (prok prok prok tepuk tangan). Cewek yang punya senyuman manis ini, punya banyak banget fans. Kalo ke kantin banyak bgt yang caper-caper gaje ke Tika, bahkan Guru biologi kita aja sampe ngarang-ngarang kalo Tika itu mirip bgt sama guru kita waktu kecil. (percaya?). Tika ini pinter juga looh, gue juga sering ngajak kerja sama bareng dia. member yang satu ini kalo masalah religi beeuh.. nomor wahid. Gila kurang perfect apa lagi coba cewek yang satu ini. Cantik, Pinter, Kalem, Solehah pula. Mungkin kalo kita (SNSD) cowok kita bakal naksir juga kali sama si Putri Solo ini. Tapi jangan salah di waktu-waktu tertentu member yang satu ini suka aneh sendiri. Arti Sahabat menurut Cinderella nya SNSD ini adalah seseorang yang bisa memaklumi kekurangann kita, selalu berbagi pengertian, meningkatkan dlm hal kebaikan. Oke NEXT..

  1. Dinar Aliefia Latifahani


TTL     : Surabaya, 22 juni 1997
Hobi     : Voly, main
Like     : Hidup senang
Hate     : pilih kasih, bohong, di hina (kecuali bercanda)
Moto    : sukses dengan tangan dan keringat sendiri, dan ..... (panjang pokoknya)

Si cewek atlet ini punya nama lengkap Dinar Aliefia Latifahani biasa di panggil Dinar atau Squash atau Alien. Member yang satu ini POLOS nya ketulungan. Dia juga sedikit Lola (peach). Kita harus bner-bener ngejelasin sesuatu secara detail ke dia berkali-kali baru deh dia ngerti. (-__-). Cewek yang matanya paling sipit ini (selain niluh) paling jago olahraga terutama Voly (atlet voly cuuy). Dan you know? dia ini salah satu member dari sub group yang gue bikin yaitu 2GG (di baca duo jiji), kenapa GG? Itu singkatan GILA dan GELO. Karna kalo kalian liat tingkah dia dan temennya yang satu lagi (masih rahasia) itu gila binti gelo binti aneh pake banget. Menurut gue Member yang satu ini setia kawan banget, dia bakal setia nungguin lo kalo lo lagi butuh. Dan menurut gue dia punya suara yang bagus kalo lagi nyanyi, tapi kalo masalah ekspresi aduuh 0 banget deh nilainya (hehehe), pernah wktu itu temen gue Mia ketawa ngakak pas liat dinar pemanasan dengan ekspresi yang sumpah tablo sangat. Tapi coba liat foto-foto narsisnya dia yang gak pake kerudung deh., gileee manis banget tau. Arti sahabat menurut cewek sipit ini adalah  kebahagian yang tak terhingga yang di kasih Allah. Oke, NEXT...

  1. Ghina A’maliah Yuyanti


TTL     : Majalengka 26 Juni 1997
Hobi     : Nyanyi
Like     : Ngumpul sama temen
Hate     : di bohongin, di jailin
Moto    : hidup untuk membahagiakan ortu

Member yang punya nama lengkap Ghina A’maliah Yuyanti ini biasa di panggil Gina, atau istri Babeh. Did you know babeh? Dia itu salah satu penjaga di sekolah gue ya.. semacem satpam gitu deh. Dan kenapa bisa jadi suami gina? Tnyakan sendiri pada rumput yang bergoyang pada air yang mengalir, dan anak X.2 yang menggila (hahaha). Cewek yang sebangku sama Puji ini punya ketawa yang aneh banget dan menurut gue ketawa nya itu mengandung hipnotis. Karna apa? Coba kalian denger dia ketawa di jamin pasti kalian bakal ikutan ketawa juga. Kuntilanak aja kalah ketawanya sama dia (hahaha). Member yang lumayan narsis ini sayang banget sama keluarganya (anak yang baik). Satu hal yang gak boleh kalian lewatin dari member yang satu ini, (selain ketwanya) jogetnya yang kocak abis. (hahaha). Dan satu lagi, kalo tadi dinar punya 2GG, si member yang kalo teriak kenceng banget ini punya sub Group juga 2Amaliah (member yg 1 lagi masih rahasia) and did you know? Mereka berdua itu sama-sama Narsis. Arti sahabat menurut dia itu adalah orang yang selalu ada saat kita sedih, senang, butuh bantuan, dan susah. Oke, NEXT....








  1. Fatihah Sinta Safira


TTL     : Yogyakarta, 26 juni 1997
Hobi     : membaca, mendengarkan musik, berkhayal
Like     : senja, api unggun, bersepeda, puisi, pantai, kembang api (banyak deh)
Hate     : petir, ramalan, cacing, topeng.

Member yang punya nama lengkap Fatihah Sinta Safira ini biasa di panggil Fira. Dan jangan manggil dia Fatihah, karna dia gak bakal nengok atau nyaut. Cewek yang satu ini adalah anggota OSIS di skolah gue, tapi sikapnya dia sama skali gak nyerminin dia sbg OSIS. Lo tau? Dia ini kalo dateng sekolah itu 5 menit SETELAH bel masuk, pas udah nyampe lo tau kerjaannya apa? Baca Novel dan tidur di kls dan parahnya itu dilaukin pas jam pelajaran. Parah kan? Tapi anehnya dia itu bisa dapet Rangking 6. (mungkin dia bejo). Tapi.. jangan salah dia ini jago banget bahasa inggris dan TIK, dia ini kamus berjalan satu-satunya di kls gue, kalo ada bule ngajar ke kls gue dan kita gak ngerti dia ngomong apa, pasti kita semua langsung nengok ke fira serempak (yeey kompak) Member yang punya kebiasan buruk saat makan ini berhasil mencuri perhatian cowok tercarming di kls gue Aditya Komara. Sampe-sampe semua fans nya Komar pada iri sama dia (wiih tepuk kaki). Satu hal yang jadi ciri khas dia banget, yaitu kata-katanya dia yang ”Najiiiis” and ”Najooong” (dengan logat yang khas bgt). Dan selain dket sama SnSd, dia juga deket banget sama Nina, yang selalu heboh tentang kakak kelas yang mereka suka. Arti sahabat menurut Cewek yang punya pengetahuan umum segudang ini adalah seseorang yang bukan salalu memujimu dan menunjukan kelebihanmu, tapi seseorang yang akan mengatakan apa adanya dirimu meskipun hal yang paling menyakitkan sekalipun. Oke, NEXT...



 

  1. Meta Nur Azijah


TTL     : Majalengka, 7 Agustus 1997
Hobi     : ngejailin orang, nonton pertandingan olahraga
Like     : tidur, ngejailin orang
Hate     : hal yang bisa bikin dia berasa gak keliatan ceweknya
Moto    : Kejujuran adalah berlian yang paling berharga and maju terus pantang mundur untuk menggapai cita-cita

Member yang punya nama lengkap Meta Nur Azijah ini biasa di panggil Meta. Meta adalah patner sarap Dinar di 2GG, and kalian mesti ati-ati kalo deket member yang satu ini, bisa-bisa hidup lo gak akan tenang karna penuh kajailan dari member satu ini. Meta ini member yang paling tomboy. Pernah waktu itu temen sebangkunya si Pricess Solo (yutika) lagi di ikutin kakak kelas (biasa modus), nah meta dari belakang neriakin ”woy woy woy” (dengan suara khas) dan kalian tau apa yang terjadi? Kakak kelasnya kabur cuuy hahaha... mereka ketakutan denger suara meta. Tapi beribu tapi meta ini juga punya sisi feminimnya looh, coba liat dia senyum atau nangis, lo bakal lupa kalo dia tomboy. So.. buat meta kalo gak mau di anggap tomboy banyak-banyak senyum and nangis ya.. (hehehe). Cewek yang juga penyuka Korea ini, PeDe nya luar biasa (sebernya beda tipis sama gak tau malu :D). And did you know, dia ini ”Tomboy tapi laku” Why? Karena, cowok yang suka sama dia itu banyak looh 10 lebih kali ada, sampe sekarang aja gue gak inget siapa aja cowok yang pernah deket sama dia. Arti sahabat menurut dia adalah sesuatu yang sangat berharga, karena dengan sahabat, kita dapat mengerti satu sama lain. Oke, NEXT...





  1. Amaliah Aulia


TTL     : Jakarta, 11 september 1997
Hobi     : berenang
Like     : Sms-an
Hate     : kecoa
Moto    : Pingin sukses, bahagiain orang tua and orang-orang yang di sayang

Member yang punya nama lengkap Amaliah Aulia ini biasa di panggil Amel. But.. banyak juga yang manggil dia dengan sebutan ”Amel seluler” atau ”si pejalan kaki” (hahaha). Amel ini patnernya Gina di 2Amaliah, kalo 2GG sama-sama jail, nah kalo 2Amaliah ini sama-sama narsis. Cewek yang satu ini adalah member termuda di SnSd, dan jadilah dia Makanae (yeeeey... tepuk kaki). Tapi biarpun dia paling muda tapi dia member yang udah punya pacar duluan ngedahuluin ”Kakak-kakak” nya di SnSd (curang) dan kalian tau siapa pacarnya? Dateng aja ke kls X.2 terus cari yang namanya M.Ristianda Yopa (:D). Maknae yang satu ini makanya banyak looh. Kalian tau? Kalo pas jam istirahat, ”Kakak-kakak” nya pada makan, dia tiba-tiba dateng dan bilang ”eh gue bagi dong” (hahaha). Member yang narsis ini, menurut gue fotogenic banget (calon model). Amin. Did you know? Maknae yang satu ini sering banget gue tarik-tarik buat nemenin gue ke mana-mana. Why? Alasanya sederhana sih. Gue LEADER dan dia MAKNAE. Paham gak? (gak paham yaudah). Satu hal yang gak bisa di luapain dari amel, kebiasaan dia yang always bawa cermin. (mungkin dia ibu tirinya putri salju yang selalu ngomong sama cermin) hahaha.. arti sahabat menurut maknae yang punya senyum cute ini adalah seseorang yang paling berarti di hidup kita yang selalu buat kita gak galau lagi. Sahabat juga adalah sesuatu hal yang menyenangkan dan selalu ada jika kita butuh tempat curhat


Dan itulah ke 9 frofil SNSD (So Nyeo Sepuluh Dua). Sebenernya gue nulis ini gak ada maksud yang berlebihan (lebay). Gue Cuma mau punya kenangan yang belum tentu gue dapetin dari orang lain. Sekarang gue baru percaya kalo SMA itu adalah masa-masa di mana lo belajar jadi Dewasa sakaligus mendapatkan kebahagiaan yang susah lo lupain. Meskipun saat ini gue gak punya boyfriend but gue bahagia banget punya ”adek-adek” yang sikapnya kaya BHINEKA TUNGGAL IKA di SNSD ini. So... gue Windy Rahma Safitri mewakili seluruh member di SNSD, mau ngucapin terimakasih yang udah baca catatan gaje ini. Satu lagi yang mau gue bilang. Lo boleh aja bentuk-bentuk persahabatan semacem kelompok dengan tujuan nyamain presepsi atau pendapat, tapi PLEAS, saat udah kebentuk gitu, jangan sekali-kalinya Lo dan temen-temen lo itu merasa PALING BERKUASA, suka NGEBULLY, dan suka NYINDIR-NYINDIR orang yang bisa bikin sakit hati. Dan kalo lo mau nyari sahabat jangan mandang dari Kaya atau gak, gaul atau gak, pinter atau gak. Sahabat gak mandang Kasta cuuy. Oke cukup dari gue. GHAMSAHAMNIDA #BOW